Saturday, January 16, 2021

Hilmi Maulana Al-Hafizh

Hari Jum'at kemarin adalah hari yang sangat berharga dalam kehidupan Hilmi. Siswa kelas Tahfizh di SMPIT Ar-Rahmah Makassar itu telah menyelesaikan hafalan Al-Qur'annya 30 juz. Barokallaahu fiika, yaa Hilmi A-Hafizh.  

Hilmi masuk sebagai siswa baru di SMPIT Ar-Rahmah pada tahun 2019 lalu di kelas reguler. Pada awal semester II di kelas VII wali kelasnya merekomendasikan Hilmi untuk pindah ke kelas Tahfizh. Sang wali kelas melihat ada potensi dalam diri Hilmi untuk menjadi penghafal Al-Qur'an. Kemampuan membaca Al-Qur'an yang sudah cukup baik, jumlah hafalan saat masih SD yang memadai (3 juz), serta kecepatan dalam menghafal yang terbilang cepat adalah potensi yang terlihat dalam diri Hilmi untuk menjadi seorang calon hafizh. 

Awalnya, Hilmi tidak berkenan pindah ke kelas Tahfizh. Wali kelas, Abi, dan Ummi sudah membujuknya berulang kali, tapi dia tetap ingin di kelas reguler. Janji Ummilah yang akhirnya membuat Hilmi "tergoda" untuk pindah. Ummi menjanjikan untuk membelikan sebuah HP jika Hilmi sudah berhasil menyelesaikan 10 juz saja. Kini, bukan hanya 10 juz yang berhasil Hilmi selesaikan. Hilmi bahkan sudah menuntaskan 30 juz dari Al-Qur'an. 

Semoga hafalan 30 juz itu bisa terpelihara. Teruslah berinteraksi dengan Al-Qur'an, wahai Hilmi Al-Hafizh. Agenda Mutqin sudah menanti. Semoga Allah senantiasa memberikan kemudahan bagimu untuk membaca dengan baik Al-Qur'an itu, menghafalkannya dengan mantap, serta bisa memahami isinya, dan mengamalkannya, aamiin yaa Robbal 'aalamiin ...

[+/-] Selengkapnya...

Friday, June 12, 2020

Merdeka Belajar

Proses pembelajaran Aisyah di rumah agak berbeda dengan proses pemelajaran yang dilalui oleh kedua kakaknya. Proses yang dimaksud khususnya pada pembelajaran membaca huruf latin, pembelajaran mengendara sepeda (tanpa roda bantu), dan pengembangan kosa kata. Aisyah lebih cepat mencapai target belajarnya dibandingkan kedua kakaknya dahulu. Dalam proses belajar membaca huruf latin, Aisyah diberi kebebasan lebih luas. Abi yang mengajarinya cuma memandu cara membaca. Misalnya, Abi mengarahkan untuk mengenal huruf vokal dahulu, kemudian mengenal konsonan. Setelah itu belajar suku kata dengan 2 huruf. Dalam prosesnya, kadangkala Aisyah meminta diajarkan huruf tertentu padahal belum sampai pada jadwal pembelajarannya, maka Abi cenderung mengikuti kemauan Aisyah. Abi juga memandu Aisyah untuk mengulang-ulang suku-suku kata yang sudah dipelajari, tapi kalau Aisyah meminta untuk diberi pelajaran huruf baru lagi, maka Abi menurutinya. Saat belajar naik sepeda, Aisyah yang memintanya, bukan Abi atau Ummi yang mengarahkan.

[+/-] Selengkapnya...

Sunday, June 7, 2020

Kedekatan Keluarga

Ini adalah cerita Aisyah pada awal bulan April yang lalu. Waktu itu, kebersamaan kami berlima (Abi, Ummi, Nadya, Hilmi, dan Aisyah) sejak "di rumah saja" sudah berlangsung selama 2 pekan. Malam itu, kami berkumpul sambil saling bercerita di teras rumah setelah makan malam. Cuaca sedang cerah.

[+/-] Selengkapnya...

Tuesday, November 5, 2019

Selang-seling

Allah memberi karunia kepada Aisyah berupa kemampuan komunikasi verbal yang baik. Aisyah tidak segan atau malu berkomunikasi kepada anak-anak dan orang dewasa, sekalipun kepada orang yang baru saja dikenalnya. Dia juga sering menggunakan kosa kata yang jarang digunakan oleh anak seusianya. Tidak sedikit orang memuji Aisyah secara langsung, sehingga ia makin percaya diri dalam berkomunikasi. Karena itu, ia mulai masuk ke dalam tahapan selanjutnya dari komunikasi, yaitu negosiasi.

[+/-] Selengkapnya...

Cerita di Balik Super Camp 2019

Bukan dimaksudkan untuk mendokumentasikan kenangan pahit bagi Hilmi. Tulisan ini hanya sekedar bagian dari memori kejadian yang pernah dialami oleh Hilmi dalam hidupnya. Semoga tidak membuat Hilmi dendam pada siapun.

[+/-] Selengkapnya...

Keluarga NHA

Keluarga NHA